Kunjungan Praktek Bisnis, Belajar Dari Para Ahlinya

    Kunjungan Praktek Bisnis, Belajar dari para Ahlinya

    Kunjungan Praktek Bisnis, Belajar dari para Ahlinya

    Kampus MDP merupakan salah satu kampus yang memberikan perhatian lebih terhadap kewirausahaan kepada mahasiswanya. Hal ini dituangkan dalam bentuk mata kuliah penunjang seperti Kewirausahaan, Lingkungan Bisnis, Studi Kelayakan Bisnis dan Praktek bisnis yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait dengan proses bisnis dan hal lainnya yang berhubungan dengan bisnis serta kewirausahaan. Selain pembelajaran yang didapatkan di kelas, maka mahasiswa STIE MDP juga diajak untuk belajar melalui Kunjungan Praktek Bisnis yang telah menjadi agenda tahunan mahasiswa MDP.

    Tahun ini, pada tanggal 1-4 April 2019 yang lalu, sebanyak 82 orang mahasiswa STIE MDP yang di dampingi oleh 6 dosen mengadakan kunjungan industri ke beberapa perusahaan yang ada di Jakarta, Bogor dan Bandung. Adapun yang menjadi target kunjungan adalah Kampus, pusat industri kecil, pusat ritel, industri serta pusat kuliner dengan konsep yang berbeda. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah melihat secara langsung proses bisnis serta membandingkan antara teori yang selama ini di dapatkan dengan kondisi riil. Kegiatan tahun ini dimulai dengan mengunjungi sentra produk kerajinan Indonesia yang berada di Gedung SMESCO Indonesia yang merupakan bagian dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Pada kunjungan ini, mahasiswa dapat melihat dan mempelajari produk-produk unggulan dari semua Provinsi yang ada di Indonesia. Dalam pemaparannya, perwakilan SMESCO Indonesia mengajak mahasiswa untuk dapat mengembangkan ide-ide kreatif yang terkait dengan kerajinan dari daerah masing-masing. Selain mengunjungi SMESCO Indonesia, mahasiswa STIE MDP juga mengunjungi pusat ritel batik terbesar di Indonesia yang berada di Thamrin City. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam berinvestasi sejak dini, maka dalam kegiatan ini para peserta juga di ajak untuk mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (IDX) yang diterima oleh perwakilan UOB KayHian Sekuritas. Kunjungan ke gedung IDX ini memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa, karena mahasiswa MDP yang telah berinvestasi di pasar saham dapat melihat secara langsung gedung dan juga proses transaksi yang ada di pasar modal.

    Selain mengunjungi sentra kerajinan dan industri kecil serta pasar modal, pada kegiatan ini mahasiswa STIE MDP juga mengunjungi beberapa industri besar yang ada di Bogor diantaranya adalah PT. Bino Mitra Sejati (Bantex) dan PT. Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat). Pada kunjungan ke pabrik Bantex, mahasiswa dijelaskan proses produksi dan aspek lainnya dalam bisnis, sehingga mahasiswa mendapatkan informasi yang dapat di jadikan pengalaman yang berharga. Kegiatan di PT. Bino Mitra Sejati ini tidak hanya mendengarkan paparan dari perwakilan perusahaan saja, namun mahasiswa diminta terlibat aktif dalam berdiskusi, terutama dalam mencari ide-ide kreatif untuk pengembangan produk. Sementara itu, pada saat kunjungan ke PT. Amerta Indah Otsuka, selain dijelaskan asal-muasal ide minuman berion ini, para peserta juga di ajak bermain games interaktif dengan memanfaatkan teknologi gadget sehingga kegiatannya menjadi lebih menarik.

    Selain mengikuti kegiatan yang bersifat formal ke pabrik dan industri, mahasiswa juga di ajak untuk mengenal lebih jauh kegiatan yang ada di kampus lainnya di Jakarta dan Bandung. Adapun kampus yang terpilih untuk di kunjungi adalah Indonesia Banking School (IBS) Jakarta dan juga Universitas Maranatha Bandung.  Dalam kunjungan ke kedua kampus ini, mahasiswa dapat melihat aktifitas belajar dan kegiatan kemahasiswaan yang ada di IBS dan Maranatha. Harapannya adalah, mahasiswa STIE MDP dapat menemukan ide-ide kreatif yang dapat di terapkan ketika kembali dari kunjungan, misalkan pengembangan jiwa wirausaha, pengembangan kegiatan himpunan mahasiswa serta peningkatan softskill lainnya.

    Tidak hanya kunjungan yang bersifat formal, kunjungan dalam rangka mata kuliah praktek bisnis ini juga diisi dengan hal-hal yang menyenangkan namun memiliki muatan pengetahuan. Misalkan pada saat mengunjungi restauran Cimory River Side, para mahasiswa dapat melihat bagaimana mengintegrasikan antara tempat makan dan sarana wisata dan belanja. Sebagaimana kita ketahui bahwa Cimory merupakan produk yogurt yang cukup terkenal di Indonesia dan telah terdistribusi cukup luas. Namun Cimory tidak hanya terkonsentrasi pada penjualan yogurt saja, akan tetapi mengembangkan produk-produk lainnya yang dapat di jadikan bundling product bagi Cimory. Tempat makan yang juga memiliki konsep berbeda yang sempat di kunjungi oleh mahasiswa MDP adalah Floating Market yang berada di kawasan Lembang, Bandung. Sama seperti halnya Cimory, Floating Market ini juga menawarkan one stop service untuk wisata, dimana integrasi antara wahana wisata, tempat makan, tempat edukasi dan juga aktifitas lainnya. Melalui kunjungan ke dua restauran yang memiliki konsep berbeda ini, para mahasiswa mampu menggali ide-ide kreatif yang dapat diterapkan di Kota Palembang.

    Kegiatan kunjungan praktek bisnis ini harapannya adalah mahasiswa MDP memiliki pengalaman lebih dalam mendapatkan ilmu pengetahuan khususnya praktek bisnis. Selain itu, melalui kegiatan semacam ini, kampus MDP telah memfasilitasi mahasiswanya untuk mendapatkan pengetahuan, informasi serta ilmu langsung dari yang berkompeten yaitu para pelaku industri, usaha dan juga para ahli dibidangnya masing-masing. Semoga melalui kegiatan ini, civitas akademika MDP dapat terus berinovasi sebagai implementasi tagline kampus MDP yaitu Kampus Inovasi. (121074)

    KUNJUNGAN PRAKTEK BISNIS, BELAJAR DARI PARA AHLINYA KUNJUNGAN PRAKTEK BISNIS, BELAJAR DARI PARA AHLINYA KUNJUNGAN PRAKTEK BISNIS, BELAJAR DARI PARA AHLINYA KUNJUNGAN PRAKTEK BISNIS, BELAJAR DARI PARA AHLINYA

Back to Top