Uji Coba Sistem Pembelajaran Melalui Video Conference

    Uji Coba sistem Pembelajaran melalui Video Conference

    Semakin berkembangnya Information and Communication Technology (ICT) saat ini telah merubah pola aktifitas masyarakat dalam kesehariannya. Tidak hanya dalam bidang bisnis, pekerjaan dan aspek sosial lainnya, namun ICT juga memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk terus berkembang. Pemanfaatan ICT di negara maju sebenarnya telah lama dilakukan, dengan di dukung ketersediaan infrastruktur jaringan internet serta perlengkapan penunjang lainnya yang cukup baik, pemanfaatan ICT di negara-negara maju menjadi sesuatu yang lumrah. Bagi Indonesia sendiri, pemanfaatan ICT saat ini lebih banyak digunakan untuk komunikasi bisnis dan juga pembelajaran pada tingkat Perguruaan Tinggi atau Universitas. Masih jarang ICT dimanfaatkan bagi pendidikan dasar (SD), Sekolah Menengah (SMP) maupun Sekolah Atas (SMA). Hal inilah yang mendorong Kampus MDP untuk mengambil peranan dalam hal pemanfaatan ICT di bidang pendidikan.

    Kampus STMIK GI MDP, AMIK MDP dan STIE MDP, yang memiliki Tag Line Kampus Inovasi tergerak untuk memperkenalkan model pembelajaran dengan menggunakan ICT pada siswa-siswi di kota Palembang, yaitu dengan memanfaatkan Video Confrence. Jika selama ini kita banyak melihat kegiatan Video Confrence (Vicon) hanya dimanfaatkan untuk rapat kepentingan bisnis, maka pada tanggal 9 Agustus yang lalu Kampus MDP memperkenalkan Vicon kepada Siswa-Siswi SMP di kota Palembang sebagai media pembelajaran. Dalam kegiatan ini, kampus MDP memfasilitasi pembelajaran jarak jauh antara SMP 9 yang merupakan sekolah percontohan (Sekolah Model) dengan siswa siswi SMP 36 yang berada di sekitar Kemas Rindo, Kertapati Palembang. Kegiatan pembelajaran yang berlangsung di SMP 9 dapat di ikuti juga oleh siswa-siswi di SMP 36. Interaksi antara guru SMP 9 dengan murid di SMP 36 dapat terjalin dalam kegiatan Vicon ini. Melalui kegiatan ini, para siswa dan siswi SMP menjadi lebih antusias dalam belajar dan juga guru yang memberikan materipun dapat memberikan ilmu pengetahuannya kepada para murid di sekolah lainnya.

    Hadir dalam kesempatan uji coba yang bertempat di SMP 36 Palembang adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Bapak Ahmad Zulinto, S.Pd.,MM yang terlihat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh ini dan didampingi oleh Kepala Sekolah SMP 36 Palembang. Selain itu juga hadir Ketua STMIK GI MDP dan STIE MDP serta Direktur AMIK MDP Bapak Johannes Petrus S.Kom., M.T.I yang mendampingi dalam kegiatan ini dan juga ikut menjelaskan proses atau alur kegiatan Video Conference. Sementara itu, para Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Palembang juga hadir di SMP 9 menyaksikan kegiatan Video Conference pertama dalam sejarah pembelajaran jarak jauh di Kota Palembang. Pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan berpesan agar dalam proses pembelajaran mengedepankan peran serta aktif dari para murid, sehingga konsep Student Learning Centered dapat terwujud. Selain itu, dikatakan juga melalui kegiatan ini, maka pemerataan kualitas pendidikan dan pembelajaran dapat di tingkatkan. Para guru yang memiliki kapasitas dan kualitas yang baik, dapat membagi pengetahuannya kepada siswa-siswi yang lebih banyak, karena bukan saja kepada murid di mana guru yang bersangkutan mengajar, namun juga kepada para murid dari sekolah lainnya. Sementara itu, Ketua STMIK GI dan STIE MDP juga menyampaikan bahwa, kampus MDP memiliki komitmen untuk terus berinovasi terutama dalam bidang pendidikan yang salah satunya adalah memperkenalkan Vicon dalam proses pembelajaran di sekolah - sekolah. Kampus yang terletak di Jalan Rajawali No. 14 ini sebenarnya telah banyak manfaatkan ICT dalam proses pembelajaraannya. Selain melalui Vicon, Kampus MDP juga telah memanfaatkan ICT sebagai media pendukung pembelajaran, hal ini dapat terlihat dari fasilitas penunjang yang ada di kampus seperti tersedianya jaringan internet yang cukup stabil, ruang belajar yang telah menggunakan Smart Board, serta penggunaan program SIMPONI (Sistem Pembelajaran Online) yang dapat di manfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, MDP juga telah memfasilitasi kelas dengan model Onsite maupun online, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan bervariasi.

    Perkembangan ICT yang begitu cepat harus di manfaatkan oleh semua elemen masyarakat, terutama dibidang pendidikan karena banyak hal yang dapat dilakukan dengan pemanfaatan ICT ini seperti yang dilakukan Kampus MDP yang berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Melalui pembelajaran dengan memanfaatkan Vicon ini maka pembelajaran tidak lagi dibatasi pada jarak dan ruang lagi, karena dengan memanfaatkan teknologi ini semua dapat berperan lebih banyak, melakukan lebih banyak dan berdampak lebih banyak. Diharapkan dengan terciptanya kondisi pendidikan seperti ini, maka kualitas pelajar Kota Palembang khususnya dan Indonesia pada umumnya dapat terus meningkat yang pada akhirnya nanti akan memberikan dampak positif bagi bangsa ini. Teruslah berinovasi demi negeri. (121074)

Back to Top