Edukasi

        Tugas utama dosen adalah melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Guna memenuhi salah satu tugas tersebut dilakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan ke UMKM yang ada di kota palembang. Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan oleh tiga orang dosen STIE Multi Data Palembang yaitu Megawati, S.E., M.Si., Sri Megawati Elizabeth, S.E., M.Si dan Kathryn Sugara, S.E., M.Si. Pembinaan diberikan kepada dua pelaku usaha mikro yang menjalankan usaha budidaya jamur tiram yang terletak di kota palembang.

Setelah sukses dengan acara Edisi pertama Gebyar UKM Indonesia 2018 yang dihadiri hampir 5000 UKM dari seluruh Indonesia dan telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang kewirausahaan, kreatifitas dan produktifitas. Maka edisi ke-2 Gebyar UKM Indonesia 2018 kembali hadir di 34 kota Indonesia untuk mendukung gerakan UKM naik kelas yang berdaya saing tinggi. Kali ini topik yang diusung adalah “UKM Jaman NOW dari Desa untuk Indonesia” diharapkan UKM Indonesia tampil percaya diri menghadapi persaingan yang semakin kompetitif ditingkat nasional maupun global.

            Sebagai salah satu bentuk kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, setiap dosen wajib melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Guna memenuhi kewajiban tersebut dua orang dosen Program Studi Manajemen STIE MDP yaitu Kardinal, S.E. MM dan Dr. Yulizar Kasih, S.E., M.Si telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan  dan pemberdayaan UMKM di Kota Palembang.

 - Perguruan tinggi STMIK & STIE Multi Data Palembang (MDP)

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tribun Sumsel-Sriwijaya Post bekerjasama dengan STIE MDP menggelar seminar pelatihan UKM, Sabtu (22/9/2018).

Peserta Seminar ramai dihadiri oleh peserta dari pelaku usaha dan juga mahasiswa/i STIE MDP yang bertempat di Aula Lantai 5 STIMIK - STIE MDP.

Pelatihan memberikan edukasi dengan tujuan membantu pelaku usaha bagiamana meningkatkan omset pendapatan mereka dengan melakukan strategi marketing yang sesuai dengan kondisi persaingan UMKM saat ini.

Sebagai lulusan SMA yang memilih untuk melanjutkan pendidikan tingkat perkuliahan akan menghadapi masa orientasi pengenalan kampus, tak terkecuali Kampus MDP juga menyelenggarakan “event tahunan” ini untuk menyambut Mahasiswa baru (Maba). Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus (OPSPEK) sering menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa baru, namun hal tersebut tidak belaku di Kampus MDP karena Kampus yang berada di jalan Rajawali ini menyusun konsep acara yang bertemakan WECAN 2018 yakni singkatan dari Week of Creativity and Innovation 2018.

Transpormasi industri yang saat ini telah memasuki era 4.0 telah mendorong masyarakat dan perusahaan untuk beralih dari bisnis yang sifatnya konvensional menjadi yang lebih memanfaatkan teknologi, terutama teknologi informasi. Perubahan ini dirasakan sangat berdampak terhadap pola bisnis karena dengan masuknya teknologi informasi dalam sebuah proses bisnis telah membawa peningkatan produktifitas bagi pelaku usaha. Namun disisi lain, dengan adanya teknologi informasi ini juga telah menciptakan persaingan yang lebih tinggi antar pelaku usaha.

Salah satu proses yang harus dilalui oleh pelajar yang baru masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada kegiatan MPLS ini siswa-siswi akan dibekali dengan berbagai informasi, pengetahuan dan motivasi, sehingga dalam proses belajar nantinya dapat lebih baik dan berjalan lancar.

 
Perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup pesat saat ini telah membuat industri perbankan harus dapat bersaing, baik terhadap Bank yang berasal dari dalam negeri maupun Bank yang berasal dari luar negeri.
 

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perkembangan teknologi dan informasi (Information and Technology) telah merubah pola hidup dan tataran sosial masyarakat. Kondisi ini dapat di nilai dari dua sisi, yaitu sisi positif, dimana perkembangan IT dapat membantu perbaikan kinerja dan produktifitas dan juga sisi negatif, dimana IT dapat dijadikan media untuk melakukan kejahatan.

Pages

Back to Top