KOSMA CARE EVENT 2019 SARAT AKAN KEPEDULIAN

Dosen dan mahasiswa STMIK, AMIK, STIE Multi Data Palembang (MDP), serta masyarakat umum dan mahasiswa-mahasiswi dari Kampus lain menghadiri kegiatan rutin tahunan yang di lakukan mahasiswa kampus MDP yang tergabung dalam Komunitas Sosial Mahasiswa (KOSMA) MDP yaitu Donor Darah bersama PMI kota Palembang & Seminar Sosial “Kekuranganku adalah Semangat Hidupku” yang dilaksanakan pada tanggal 14 desember 2019. Seminar Sosial yang diisi oleh Fetri Dwi Amlika Hamid selaku Founder Komunitas Tutur Isyarat dan 1st Runner Up Puteri Indonesia SumSel 2019 sebagai pembicaran membuat acara ini semakin menarik.

Mahasiswi Manajemen sekaligus sebagai Ketua Pelaksana, Sania Eka Febriyanti menjelaskan bahwa kegiatan yang rutin di lakukan ini adalah sebuah wujud kepedulian mahasiswa kampus mdp dalam membantu tugas PMI dalam urusan transfusi darah yang kompleks manakala kebutuhan akan darah masih belum dapat diimbangi dengan jumlah perolehannya, serta dengan seminar sosial yang membuat peserta menjadi termotivasi dalam berbagi, peduli dan rasa rendah diri terhadap sesama. “Semoga dengan acara donor darah ini menjadi sarana untuk dosen, mahasiswa serta masyarakat umum dapat mendonorkan darahnya dan dapat sedikit membantu tugas dari PMI serta kegiatan seminar sosial yang di gelar pun peserta dapat ilmu yang berharga dan mendapatan cerita pengalaman hidup yang dapat memacu para peserta seminar dalam hal belajar,” sebut dia.

Sania juga berterima kasih kepada seluruh yang berpartisipasi baik segenap panitia dan para sponsor yakni PT Pegadaian, Emina Cosmetics, dan Cheryl Florist, “Kegiatan ini pasti tidak terlepas dari berbagai kekurangan yang menjadi bahan evaluasi kami untuk menjadikan event selanjutnya jauh lebih baik lagi, terima kasih saya ucapkan untuk semua pihak yang ikut serta dalam kesuksesan acara ini. Semoga kita bisa berjumpa dalam event – event MDP lainnya,” lanjutnya.

Dr. Wijang Widhiarso, M.Kom., dosen STMIK MDP salah satu dari sekian banyak pendonor mengatakan kegiatan ini merupakan wadah bagi para pendonor untuk melakukan transfusi darah, “Bagus untuk kemanusian,” singkatnya. Dia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai disini dan dapat dilakukan lagi, “Harus rutin, semoga bisa melakukan kegiatan kegiatan sosial lagi,” tambahnya. Supardi yang juga salah satu pendonor berharap kegiatan ini terus berlangsung dan dapat melakukan kegiatan yang bersifat sosial lainnya, “Untuk kegiatan donor darah ini berlanjut 3 bulan sekali dan kalau bisa melakukan kegiatan lainnya seperti gotong royong, bersih-bersih.” Ujarnya.

Sementara itu, dari seminar sosial yang dilakukan di Aula kampus MDP peserta mengikuti dengan mengundang pembicara yang merupakan Founder Komunitas Tutur Isyarat dan 1st Runner Up Puteri Indonesia SumSel 2019. Fetri mengajak untuk mari belajar Bahasa Isyarat, “untuk teman – teman yang di sini yang mungkin masih bingung apa sih bahasa isyarat itu bisa langsung DM saya di instagram, kita belajar sama-sama,” ujarnya. Dia juga mengatakan sebuah keterbatasan bukanlah penghambat untuk melakukan suatu hal, “tapi kekurangan itu adalah penyemangat dan motivasi dari diri kita sendiri untuk melakukan hal yang kita inginkan.” tambahnya.

Ia juga menambahkan untuk jangan takut untuk memulai dan berproses dalam melakukan segala hal, “Semua orang yang ingin mencapai seuatu tujuan tertentu dalam hidupnya pasti akan merasakan kegagalan. Teruslah bersikap tulus dan ikhlas dalam menjalani hari – hari, usaha dan rezeki pasti selalu ada disetiap kita melakukan hal yang positif. Lakukan aja dulu hasil kemudian.” tegasnya.

Acara diakhiri dengan sesi belajar Bahasa Isyarat yang singkat yang membuat peserta sangat antusias untuk belajar dan mempraktekkanya, serta penyerahan sertifikat, cindera mata kepada pembicara dan para sponsor yang membantu kegiatan tersebut dan foto bersama dengan peserta seminar. “Thankyou for having me @kce_mdp Semoga Bisa bermanfaat dan tetap bersemangat.”, tulis Fetri dalam postingan instastory instagramnya.

Fetri Dwi Amlika Hamid

Leave a comment

Butuh bantuan? Chat via